Asosiasi Modal Ventura Untuk Startup Indonesia (Amvesindo) terus memperkuat kolaborasi strategis dengan pemerintah guna mengakselerasi pertumbuhan ekosistem startup nasional. Wujud nyata dari komitmen tersebut ditunjukkan melalui dukungan penuh Amvesindo terhadap inisiatif Kementerian UMKM dalam rangkaian program bergengsi Global Investment Gateway – Road to Startup World Cup 2026.

Dukungan ini direalisasikan melalui partisipasi aktif jajaran pengurus Amvesindo sebagai narasumber ahli dalam serangkaian agenda pembekalan, baik yang ditujukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun langsung kepada para founder startup peserta.

Peningkatan Kapasitas ASN Terkait Ekosistem Pendanaan
Rangkaian partisipasi Amvesindo diawali pada Jumat (25/09/2026) di The Sahira Hotel, Bogor. Sekretaris Eksekutif Amvesindo, Arif Rahman Fauzi, hadir sebagai narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Ekosistem Pembiayaan dan Strategi Pengembangan Startup Indonesia”.

Membawakan materi berjudul “Kondisi Terkini Ekosistem Pembiayaan Startup di Indonesia”, sesi ini dirancang khusus sebagai sharing session untuk meningkatkan pemahaman ASN mengenai perspektif Venture Capital (VC). Pembahasan difokuskan pada:

  • Tren investasi terkini dan pola tahapan pembiayaan startup.

  • Karakteristik serta kesiapan startup dalam memperoleh pendanaan.

  • Pemetaan kesenjangan (gap) kebutuhan pendanaan di lapangan.

  • Peluang penguatan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri pembiayaan.

Pembekalan Startup: Venture Build – Funding Journey
Dukungan Amvesindo berlanjut pada sesi Venture Build yang diselenggarakan secara virtual pada Selasa (29/09/2026). Sesi ini ditujukan untuk memberikan perspektif praktis dan masukan aplikatif guna meningkatkan kesiapan bisnis dan pitching peserta startup.

Kepala Bidang Food Tech Amvesindo, Peter Shearer, membedah topik “Business, Growth & Funding Journey”. Dalam sesi ini, para peserta mendapatkan wawasan mendalam mengenai:

  • Pencapaian traksi awal (early traction) dan pencapaian target pertumbuhan (growth milestones).

  • Faktor pendorong pertumbuhan (growth drivers), strategi go-to-market, ekspansi pasar, hingga tantangan dalam melakukan eskalasi bisnis (scaling challenges).

  • Penentuan competitive positioning dan keunggulan kompetitif.

  • Pemahaman mengenai growth engine dan mitigasi batasan pertumbuhan (growth constraints).

Kesiapan Investasi dan Uji Tuntas (Due Diligence)
Melengkapi rangkaian pembekalan, Wakil Ketua II Amvesindo, Andreas Surya, hadir pada sesi Venture Build lanjutan yang digelar secara virtual pada Rabu (30/09/2026). Sesi ini menukik lebih dalam pada aspek teknis Investment Readiness, khususnya terkait “Investment Assessment & Due Diligence”.

Materi krusial yang dibagikan kepada para founder mencakup:

  • Konsep valuasi (pre-money/post-money), kepemilikan saham, mekanisme dilusi, dan pertimbangan valuasi.

  • Kriteria dan pertimbangan utama investor dalam mengambil keputusan pendanaan.

  • Alur proses investasi yang standar di industri modal ventura.

  • Proses Uji Tuntas (Due Diligence) yang mencakup kesiapan bisnis, finansial, legal, komersial, operasional, hingga teknologi/produk.

  • Identifikasi common red flags (potensi masalah) dan pertanyaan kunci yang kerap diajukan investor.

Melalui sinergi erat dengan Kementerian UMKM dalam rangkaian Road to Startup World Cup 2026, Amvesindo berharap dapat mencetak startup Indonesia yang tidak hanya matang secara inovasi, tetapi juga memiliki kesiapan finansial dan tata kelola yang memenuhi standar investasi global.