BALI – Ekosistem keuangan digital Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang dinamis. Untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut, Asosiasi Modal Ventura Untuk Startup Indonesia (Amvesindo) turut berpartisipasi dalam ajang tahunan Fintech Lending Days (FLD) 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Acara ini berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026, bertempat di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Bali. Mewakili Amvesindo, Anggota Dewan Pengawas, Bapak Agus Wicaksono, hadir sebagai salah satu pembicara utama dalam sesi Capital & Funding Forum.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kepercayaan Investor Sesi diskusi panel tersebut mengangkat tema strategis, yakni “Strengthening Investor Confidence in Indonesia’s Digital Lending Industry.” Forum ini menjadi wadah dialog yang komprehensif karena turut menghadirkan perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), praktisi industri fintech, serta Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS).

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini mempertegas bahwa menjaga stabilitas dan kepercayaan investor di sektor pendanaan digital membutuhkan sinergi yang erat antara regulator, perbankan, pelaku fintech, dan industri modal ventura.

Harapan dan Perspektif Amvesindo
Dalam forum tersebut, Amvesindo menyampaikan pandangan serta harapan strategis ke depannya:

  • Peningkatan Tata Kelola dan Manajemen Risiko: Amvesindo menekankan bahwa kepercayaan investor (investor confidence) adalah fondasi utama. Hal ini hanya dapat dicapai melalui transparansi, kepatuhan regulasi, dan manajemen risiko yang tangguh di dalam operasional fintech lending.

  • Sinergi Modal Ventura dan Fintech: Terdapat peluang besar untuk memperkuat sinergi antara Perusahaan Modal Ventura (PMV) dan platform fintech lending, baik melalui skema pendanaan, channeling, maupun co-investment.

  • Akselerasi Inklusi Keuangan: Dengan menguatnya kepercayaan pemodal, Amvesindo berharap aliran modal berkualitas dapat tersalurkan dengan lebih lancar ke sektor produktif, khususnya UMKM. Hal ini akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif di Indonesia.

Melalui partisipasi aktif dalam FLD 2026, Amvesindo kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di ekosistem keuangan digital nasional.