JAKARTA – Amvesindo menghadiri undangan penting dari World Bank Group dalam agenda diskusi evaluasi program Sustainable Finance Facility (SFF) di Indonesia yang berlangsung pada Selasa (21/04/2026). Pertemuan ini merupakan bagian dari misi evaluasi komprehensif yang dilakukan oleh Joint Capital Markets Program (J-CAP) World Bank sejak 13 hingga 23 April 2026.

Misi evaluasi ini dipimpin langsung oleh Evaluator Program SFF, Mr. Subhrendu Chatterji, yang hadir di Jakarta untuk berdiskusi dengan para pemangku kepentingan utama industri guna memetakan dampak program terhadap lanskap keuangan lokal serta mengidentifikasi jalur strategis pertumbuhan di masa depan.

Pilar Diskusi: Ekosistem Startup dan Modal Ventura
Dalam pertemuan tersebut, Amvesindo memberikan pandangan kualitatif serta pandangan mendalam mengenai ekosistem pembiayaan startup dan modal ventura di Indonesia. Beberapa fokus utama yang dibahas meliputi:

  1. Dinamika Pasar: Analisis tren terkini, prospek masa depan, dan peluang baru di sektor pembiayaan startup nasional.

  2. Lanskap Operasional: Identifikasi hambatan dari sisi regulasi maupun operasional pasar yang masih menjadi tantangan bagi pengembangan industri.

  3. Dampak Regulasi: Penilaian terhadap pengaruh regulasi OJK bagi keberlanjutan industri serta mitigasi risiko terkait.

  4. Kemitraan Strategis: Tinjauan atas kolaborasi sebelumnya dengan World Bank Group serta harapan untuk kemitraan di masa mendatang.

  5. Rekomendasi: Berbagi lessons learned agar program SFF dapat lebih efektif dalam mendukung kematangan pasar modal dan keuangan berkelanjutan di Indonesia.

Wawasan yang dihimpun dalam sesi ini akan menjadi instrumen penting bagi World Bank dalam membentuk strategi masa depan, guna memastikan program seperti SFF dapat menjawab kebutuhan pasar Indonesia yang terus berkembang secara efektif.