(19/09/2025) Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) menggelar audiensi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membahas dinamika ekosistem digital, khususnya terkait industri modal ventura dan iklim investasi di Indonesia. Pertemuan ini menjadi ruang dialog penting dalam merespons isu moral hazard yang belakangan muncul serta merumuskan langkah kolektif guna menjaga kepercayaan investor dan publik.

Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pengurus Amvesindo, yaitu Eddi Danusaputro (Ketua), Markus L. Rahardja (Sekretaris Jenderal), Lugas Prancafitri (Bendahara) , Ronald Samuel Simorangkir (Wakil Ketua I), beserta tim. Dari pihak OJK turut hadir Kepala Eksekutif Pengawas PVML merangkap ADK OJK, Bapak Agusman; Deputi Pengawas PVML, Bapak Jasmi; Kepala Departemen Pengawasan PVML, Bapak Andra Sabta; Direktur Pengawasan PVML, Bapak Maman Firmansyah; Kepala Departemen Pengembangan PVML, Bapak Hari Gamawan; serta Ario selaku Senior Analis Departemen Pengembangan PVML. Kehadiran pejabat tinggi dari kedua institusi ini menunjukkan keseriusan dan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola industri modal ventura.

Diskusi menyoroti dampak kasus di industri yang memunculkan persepsi moral hazard, baik di level internal pelaku modal ventura maupun eksternal di kalangan startup dan UMKM. OJK menegaskan bahwa kasus tersebut tidak merepresentasikan keseluruhan industri, namun tetap menjadi peringatan untuk memperkuat tata kelola, khususnya dalam hal proses investasi, pengawasan, dan dokumentasi.

Selain itu, dibahas pula pentingnya strategi komunikasi publik dan edukasi masyarakat mengenai model bisnis modal ventura berbasis portfolio approach. Narasi positif ini diharapkan dapat meredam persepsi negatif dan mengedukasi bahwa risiko inheren adalah bagian dari mekanisme bisnis investasi.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan, disepakati beberapa langkah strategis meliputi aspek Penguatan Tata Kelola, Komunikasi Publik & Edukasi, Aliansi Strategis, Advokasi Regulasi & Hukum, dan Penguatan Institusional.

Amvesindo berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan regulator, institusi, serta para pemangku kepentingan demi menjaga kredibilitas industri, memperkuat perlindungan investor, dan mendukung pertumbuhan ekosistem startup Indonesia yang berkelanjutan.