JAKARTA – Di tengah meningkatnya ketegangan ekonomi global dan fluktuasi pasar, pengelolaan portofolio investasi institusional seperti dana pensiun menuntut strategi yang semakin tangguh. Merespons tantangan tersebut, Asosiasi Modal Ventura Untuk Startup Indonesia (Amvesindo) berpartisipasi aktif dalam Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026 yang diselenggarakan pada Kamis, 24 September 2026, di Danarote Grand Ballroom, Balai Kartini, Jakarta.

Pada forum strategis ini, Amvesindo diwakili oleh Anggota Dewan Pengawas, Bapak Edward Ismawan Chamdani, yang hadir sebagai panelis pada Sesi 3 bertajuk “Investment Resilience – Strengthening Pension Fund Portofolio under Global Economic Tensions.”

Strategi Menjawab Volatilitas dan Dilema Investasi
Diskusi panel ini membedah ruang lingkup pengelolaan investasi secara komprehensif, mencakup alokasi aset (asset allocation), diversifikasi, manajemen risiko, implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG), eksplorasi investasi alternatif, hingga navigasi di tengah volatilitas pasar.

Dari kacamata industri modal ventura, Bapak Edward menanggapi langsung dilema klasik yang dihadapi pengelola dana pensiun: menyeimbangkan kewajiban menjaga likuiditas dan keamanan dana sesuai prinsip kehati-hatian OJK, dengan tuntutan mengejar imbal hasil (return) yang lebih tinggi di era inflasi global.

Untuk menjaga return sekaligus menyeimbangkan risiko, kelas aset alternatif seperti Venture Capital (VC) menjadi instrumen potensial. Bapak Edward menjelaskan bahwa investasi pada VC memungkinkan dana pensiun mengakses pertumbuhan eksponensial dari sektor ekonomi digital dan teknologi yang tidak selalu berkorelasi langsung dengan fluktuasi pasar saham publik.

Integrasi ESG pada Instrumen Domestik
Terkait implementasi praktis integrasi ESG, Amvesindo menyoroti bahwa industri modal ventura domestik kini semakin matang dalam menerapkan kerangka ESG pada portofolio startup mereka. Modal ventura dapat menjadi instrumen domestik yang tidak hanya mengejar profitabilitas jangka panjang, tetapi juga mengedepankan tata kelola yang berkelanjutan, memberikan nilai tambah strategis bagi dana pensiun yang memiliki mandat ESG.

Melalui diskusi mendalam ini, expected outcome bagi para peserta pengelola dana pensiun adalah memperoleh kerangka strategi investasi yang lebih adaptif terhadap dinamika global. Kehadiran Amvesindo menegaskan komitmen industri modal ventura untuk menjadi mitra strategis investor institusional dalam membangun portofolio yang berdaya tahan tinggi dan berdampak positif bagi perekonomian nasional.