(14/11/2025) Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) turut berpartisipasi dalam rangkaian Universitas Indonesia Innovation Festival (UIIF) 2025, sebuah ajang yang mempertemukan inovator, akademisi, pelaku industri, serta pemangku kepentingan ekosistem startup nasional. Acara ini diselenggarakan di Main Atrium Lippo Mall Nusantara, Jakarta Selatan, dan menghadirkan berbagai sesi diskusi strategis seputar pendanaan dan pembinaan inovasi.

Pada kesempatan ini, Amvesindo diwakili oleh Rama Mamuaya, Wakil Ketua IV Amvesindo, yang menjadi narasumber dalam sesi talkshow dengan sub-tema “Mata Seorang VC: Apa yang Dicari dari Startup Kampus?”.

Dalam paparannya, Rama Mamuaya memberikan perspektif investor mengenai peluang dan tantangan startup yang lahir dari lingkungan universitas (university-based startups). Ia menjelaskan bahwa startup kampus memiliki keunggulan signifikan dalam aspek riset dan pengembangan teknologi, termasuk potensi deep tech yang kuat. Namun demikian, ia juga menyoroti beberapa tantangan mulai dari keterbatasan pengalaman bisnis hingga minimnya pemahaman market-fit pada tahap awal.

Rama juga menyoroti adanya kesenjangan antara pitch deck startup kampus dan standar yang diharapkan investor profesional. Kesenjangan tersebut umumnya berada pada aspek:

  1. Kejelasan model bisnis
  2. Validasi pasar
  3. Strategi go-to-market
  4. Struktur tim dan rencana eksekusi

Ia menegaskan pentingnya pendampingan sejak dini untuk membantu startup kampus memahami standar industri sekaligus mempersiapkan roadmap yang matang.

Sebagai asosiasi modal ventura nasional, Amvesindo menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk inkubator universitas seperti DIRBT UI. Kolaborasi dapat berbentuk :

  • Program literasi pendanaan
  • Pitching clinic dan mentoring
  • Identifikasi dini startup potensial
  • Penghubung antara founder muda dan investor profesional

“Kolaborasi antara VC dan inkubator universitas penting untuk mencetak generasi founder berbasis riset yang siap bersaing di industri.” ujar Rama Mamuaya dalam sesi tersebut.