(20/08/2025) OJK Institute menyelenggarakan “Konvensi Nasional Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) Bidang Perusahaan Modal Ventura (PMV)” di Padma Resort Legian, Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaring masukan dari para pemangku kepentingan sebelum dilakukan penetapan resmi oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) menjadi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Amvesindo memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini sebagai asosiasi yang menaungi perusahaan modal ventura di Indonesia, sekaligus menegaskan komitmennya dalam penguatan kapasitas SDM di sektor ini. Konvensi Nasional ini juga menjadi tindak lanjut dari Prakonvensi pada 2 Juli 2025 serta hasil verifikasi eksternal oleh Kemnaker.
Acara dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Bapak NS. Aji Martono dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Bapak Anung Herlianto EC selaku Deputi Komisioner sekaligus Kepala OJK Institute, serta perwakilan perusahaan modal ventura dari seluruh Indonesia. Hadir pula Tim Perumus RSKKNI yang diketuai oleh Markus L. Rahardja (Sekretaris Jenderal Amvesindo) dan Tim Verifikasi RSKKNI yang dipimpin oleh Chrismanto Saragih (Wakil Ketua III Amvesindo).
Rangkaian agenda utama meliputi Sidang Pleno I, Sidang Kelompok, dan Sidang Pleno II, yang menghasilkan Rumusan Hasil Konvensi Nasional RSKKNI PMV. Rumusan tersebut akan disempurnakan lebih lanjut dan diajukan kepada Menteri Ketenagakerjaan untuk ditetapkan sebagai SKKNI melalui Keputusan Menteri (Kepmenaker).
Dengan hadirnya standar kompetensi ini, industri modal ventura berharap SKKNI dapat menjadi landasan bagi penguatan kompetensi dan profesionalisme SDM, sehingga mampu memperkuat ekosistem startup dan UMKM di Indonesia agar tumbuh lebih sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Untuk melihat video singkat rekap kegiatan, Bapak/Ibu dapat mengakses tautan berikut :
https://www.instagram.com/p/DNpraVAyyQR/?hl=en